Training Gizi Bencana 2026

Pelatihan Gizi Bencana 2026 – Training Gizi Bencana di Yogyakarta – Training Gizi Bencana 2026

Pelatihan Gizi Bencana

Bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Gangguan pada layanan dasar dan kondisi kehidupan yang disebabkan oleh kejadian bencana seperti jumlah dan kualitas air yang tidak memadai, kurangnya akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi serta berkurangnya akses ke makanan dan pemukiman, dapat meningkatkan risiko kekurangan gizi, kejadian penyakit yang berujung kepada meningkatnya risiko kematian.

Dalam upaya mencegah risiko kematian yang disebabkan oleh menurunnya status gizi pada situasi bencana, diperlukan sumberdaya manusia yang terlatih di dalam penanganan gizi bencana untuk dapat memberikan layanan gizi yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain dari kompetensi teknis layanan gizi pada masa bencana, tenaga gizi yang terlibat di kegiatan penanggulangan bencana juga perlu dibekali oleh pemahaman terkait sistim penanggulangan bencana serta mekanisme koordinasi pelaksanaannya. Dengan banyaknya pihak yang terlibat didalam upaya penanggulangan bencana, pemahaman tenaga gizi terhadap mekanisme penanggulangan bencana setempat menjadi sangat penting untuk memastikan adanya sinergi antara pemerintah dan mitra terkait lainnya di dalam pelaksanaan pemenuhan kebutuhan gizi para penyintas.

Dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dan kesiapsiagaan dibidang gizi bencana, maka perlu dilakukan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas Sub Klaster Gizi, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan gizi pada situasi bencana.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan ( PMK) No 75 Tahun 2019 disebutkan bahwa pelayanan gizi adalah salah satu pelayanan yang perlu dilakukan sebagai bagian dari penanggulangan krisis kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan status gizi dan kesehatan korban bencana.

Permasalahan gizi pada situasi bencana yang sering terjadi adalah meningkatnya angka kurang gizi, defesiensi mikronutrien, dan dalam beberapa konteks kekurangan gizi kronis Penanganan gizi berperan penting dalam penanganan bencana untuk mencegah resiko penurunan status gizi dan kelompok rentan, pemberian makanan dan asupan gizi yang tidak tepat pada kelompok tersebut dapat meningkatkan resiko kematian khususnya bayi dan anak yang menderita kekurangan gizi, Masyarakat umum juga menjadi rentan terhadap masalah gizi apabila dampak bencana dirasakan berkepanjangan tanpa penanganan yang tepat.

Tujuan utama dari sebuah respon Kesehatan pada setiap bencana adalah untuk mencegah meningkatnya angka mortalitas dan morbiditas, dalam hal gizi fokus utama ada pada intervensi gizi spesifik yang telah terbukti efektif dalam mengurangi mortalitas dan morbiditas yang terkait dengan kekurangan gizi. Melihat pentingnya penanganan gizi pada situasi bencana perlu dilakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam pengelola penanganan gizi pada masa tanggap darurat bencana.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu melakukan respons kesiap siagaan dalam upaya gizi bencana

MATERI:

  1. Meningkatkan keterampilan dan kapasitas tenaga SDMK yang ada di 8 Puskesmas yang ada di Wilayah kerja Dinas Kesehatan dalam upaya gizi bencana.
  2. Menjelaskan manajemen respon gizi pada masa tanggap darurat bencana
  3. Melakukan koordinasi penanganan gizi pada masa tanggap darurat bencana
  4. Melakukan kajian dampak bencana
  5. Menyusun rencana respon gizi
  6. Menyusun rencana kesiap siagaan gizi

JADWAL TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN 2026

NoJanuariFebruariMaretAprilMeiJuni
105 – 0702 – 0402 – 0406 – 0804 – 0602 – 04
212 – 1409 – 1109 – 1113 – 1511 – 1309 – 11
319 – 2118 – 2026 – 2820 – 2218 – 2017 – 19
426 – 2825 – 2727 – 2924 – 26
NoJuliAgustusSeptemberOktoberNovemberDesember
101 – 0304 – 0601 – 0305 – 0703 – 0501 – 03
207 – 0911 – 1308 – 1013- 1510 – 1208 – 10
314 – 1618 – 2015 – 1720 – 2217 – 1915 – 17
421 – 2326 – 2821- 2327 – 2924 – 26

Tempat Pelatihan :

  1. Grage Business Hotel Malioboro, Yogyakarta
    Jl. Sosrowijayan 242, Kawasan Malioboro, Yogyakarta
  2. Prima In Hotel Malioboro, Yogyakarta
    Jl. Gandekan Lor 47, Kawasan Malioboro, Yogyakarta
  3. Grand Puri Saron Hotel Malioboro, Yogyakarta
    Jl. Sosrowijayan 70, Kawasan Malioboro, Yogyakarta

Biaya dan Fasilitas

Paket APaket B
Rp. 5.500.000,- /peserta
Menginap di Grand Puri Saron Hotel Yogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.
Rp. 4.500.000,-/peserta
Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel selama 2 hari.

CATATAN : KAMI MELAYANI PELATIHAN ONLINE VIA ZOOM
BIAYA PELATIHAN : Rp 3.500.000,-/peserta


Bagi peserta Group Minimal 5 orang untuk wilayah Yogyakarta dan Minimal 10 orang di luar Yogyakarta dapat request untuk tempat dan waktunya (konfirmasi 7 hari sebelum hari pelaksanaan)

Cara Pembayaran :
Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank Mandiri Cabang Yogyakarta a.n. Media Diklat Indonesia No. Rek : 137-00-1698858-2 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi

Batas Konfirmasi :
Batas konfirmasi pendaftaran 3 Hari sebelum hari pelatihan melalui : Telp/Fax : (0274) 385633 atau via SMS/WA ke 081328705527 atau email ke : mdi_konsulting@yahoo.co.id

UNTUK UNDANGAN BIMTEK DAPAT MENGHUBUNGI KAMI DI NOMOR :
Telp. Fax : (0274) 385633
No. Hp      : 0813 2870 5527 (Telp. & WA) (Iqbal)